Assalamu'alaykum Ikhwah Fillah,


Komplek Cijerah II, Blok I KSB 5 Sukaasih RT. 01 RW. 31, Kel. Melong Kec. Cimahi Selatan, Cimahi 40534 Telepon 022 6000 173

IKATAN TUNANETRA MUSLIM INDONESIA

Sekilas Tentang ITMI

IKATAN TUNANETRA MUSLIM INDONESIA, Yang selanjutnya disingkat menjadi
ITMI, adalah organisasi kemasyarakatan
Tunanetra berskala nasional yang mengusung visi
Izul Islam Wal Muslimin Wal Ma'fufin (Kemuliaan Agama Islam, Kaum Muslimin dan Kaum Tunanetra).

Sejarah Singkat ITMI

Atas prakarsa Yayasan Himpunan Tunanetra Islam dan Kelompok Tunanetra Islam Bandung, maka diselenggarakanlah sebuah pertemuan yang diberi nama
Musyawarah Nasional Tunanetra Islam (MUNASTI) di Lembang Kabupaten Bandung Barat pada tanggal 23-25 Muharam 1420 Hijriyah,
atau 9-11 Mei 1999 Masehi.
Dalam suasana yang dinamis, demokratis dan kekeluargaan yang dilandasi semangat Ukhuwah Islamiyah,
MUNASTI tersebut melahirkan sebuah Organisasi Tunanetra Muslim di Indonesia dengan nama Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI).

ITMI Gelar Kajian Kemuslimahan, Ustadz Aso Ingatkan Pentingnya Memuliakan Orang Tua

Bagikan Kepada Yang Lain

CIMAHI, ITMI.OR.ID — Departemen Potensi Muslimah Pengurus Pusat Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia bekerja sama dengan Departemen Potensi Muslimah PW ITMI Jawa Barat menggelar Kajian Kemuslimahan ITMI pada Sabtu, 6 Dzulhijjah 1447 H bertepatan dengan 23 Mei 2026 M. Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid tersebut dipusatkan di Sekretariat PP ITMI, Komplek Cijerah II Blok I KSB 5, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

Kajian kali ini mengangkat tema “Menjadi Sahabat Terbaik bagi Orang Tua” dengan menghadirkan Bendahara PP ITMI, Ustadz Ahmad Solihin, S.T.H.I sebagai pemateri utama.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Departemen Potensi Muslimah PP ITMI, Syntia Cempaka Dewi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terjalinnya kerja sama antara Departemen Potensi Muslimah PP ITMI dengan PW ITMI Jawa Barat dalam menyelenggarakan kajian tersebut.

Baca juga:  ITMI Optimalkan SIARGA, Launching Website dan Pencetakan Perdana KTAI Segera Digelar

Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus berlanjut melalui berbagai program pembinaan dan penguatan muslimah ITMI di masa mendatang.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama antara PP ITMI dan PW ITMI Jawa Barat. Insya Allah ke depannya akan ada kerja sama-kerja sama lainnya,” ujarnya.

Sambutan berikutnya disampaikan Ketua Departemen Potensi Muslimah PW ITMI Jawa Barat, Titin Rustini. Ia turut menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran PP ITMI yang telah membuka ruang kolaborasi bersama PW ITMI Jawa Barat dalam pelaksanaan kajian kemuslimahan tersebut.

Menurutnya, kegiatan bersama seperti ini menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat pembinaan muslimah tunanetra di lingkungan organisasi.

Sementara itu, sambutan mewakili Ketua Umum PP ITMI disampaikan Ketua Departemen Dakwah , H. Sahril Laode Sika, S.Ag. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi langkah positif dalam memperkuat pembinaan keislaman di lingkungan ITMI.

Baca juga:  ITMI Jawa Barat Gelar Taklim Bulanan Perdana, Tunanetra Muslim Siap Membaur di Tengah Masyarakat

Menurutnya, kolaborasi program antarwilayah perlu terus diperluas agar kegiatan pembinaan dapat menjangkau lebih banyak jamaah tunanetra muslim di berbagai daerah.

“Mudah-mudahan ke depannya tidak hanya bekerja sama dengan PW ITMI Jawa Barat, tetapi juga bisa bersama Yogyakarta, Jawa Timur, dan wilayah-wilayah lainnya,” tuturnya.

Turut hadir pula Sekretaris Umum PP ITMI Heri Mujianto yang memantau jalannya kegiatan hingga selesai.

Kajian berlangsung hangat dan interaktif dengan dipandu oleh Yuniati selaku pembawa acara. Dalam materinya, Ustadz Ahmad Solihin atau yang akrab disapa Ustadz Aso mengingatkan pentingnya memuliakan orang tua di tengah kehidupan modern yang sering membuat seseorang lalai terhadap kewajibannya kepada ayah dan ibu.

Baca juga:  Kemenaker Respons Positif Usulan ITMI soal AI dan Pelatihan Kerja Tunanetra

Ia menyoroti fenomena ketika seseorang menjadikan orang tua hanya sebagai tempat mencurahkan kesusahan, tetapi melupakan mereka saat berada dalam kebahagiaan.

“Kadang kita menjadikan orang tua tempat mencurahkan kesusahan, tetapi ketika senang kita justru lari. Bahkan punya makanan dimakan berdua saja dengan pasangan, sementara orang tua dibiarkan kelaparan. Padahal kita tidak boleh seperti itu,” tuturnya dalam kajian.

Antusiasme jamaah terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Sejumlah peserta aktif mengajukan pertanyaan kepada narasumber, meski karena keterbatasan waktu hanya tiga penanya yang berkesempatan menyampaikan pertanyaan secara langsung.

Kegiatan berlangsung lancar hingga selesai dan diharapkan dapat menjadi sarana penguatan ukhuwah sekaligus pembinaan spiritual bagi muslimah ITMI, khususnya dalam menanamkan nilai berbakti dan memuliakan orang tua dalam kehidupan sehari-hari.

Kontributor: Dwi Citolaksono


Tentang Penulis

Avatar Media Officer

Baca Postingan Lainnya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bersatu, Berdaya, dan Berkembang Bersama Sesama Muslim Tunanetra

Jadilah bagian dari keluarga besar Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia
organisasi perjuangan, pemberdayaan, dan persaudaraan tunanetra muslim di seluruh Indonesia.

MANFAAT MENJADI ANGGOTA ITMI

Advokasi Dan Pendampingan

Mendapat dukungan advokasi hak-hak tunanetra dalam bidang pendidikan, pekerjaan, dan layanan publik.

Kartu Tanda Anggota resmi

Peroleh kartu tanda anggota (KTA) ITMI yang diakui secara nasional sebagai identitas resmi.

Solidaritas dan ukhuwah

Bergabung menjadi Bagian dari komunitas yang saling mendukung dalam keimanan, kehidupan sosial, dan kesejahteraan.

Informasi Dan Kegiatan

Dapatkan informasi terkini seputar kegiatan, beasiswa, lowongan kerja, dan program khusus tunanetra.

Pelajari Cara Mendaftar ↗️

CARA MENDAFTAR

Pelajari cara mendaftar dan mendapatkan KTAI (Kartu Tanda Anggota ITMI) Daftar Sekarang

Visi

Izul Islam Wal Muslimin Wal Ma’fufin (Kemuliaan Agama Islam, Kaum Muslimin dan Kaum Tunanetra

Misi

Untuk mewujudkan Visi tersebut, Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) memiliki Misi sebagai berikut :

Menegakkan Syari’at Islam.
Menjalin Ukhuwah Islamiah dengan berbagai pihak berlandaskan Al–Qur’an dan As-Sunnah.
Selengkapnya

Tujuan Organisasi

Dengan berdirinya ITMI, bertujuan untuk:
Menegakkan Syariat Islam.
Memperkuat Dakwah, Ukhuwah dan Jam’iah sehingga tercapai Kemuliaan Agama Islam Tunanetra Muslim dan Umat Islam.
Menjalin Ukhuwah Islamiah dengan berbagai pihak berlandaskan Al–Qur’an dan As-Sunnah.
Selengkapnya
Struktur Jenjang Organisasi
Kiprah & Kerjasama

Dalam melakukan kiprahnya, ITMI telah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, baik Pemerintah maupun non-pemerintah, LSM, Ormas, dan sebagainya.

Untuk menjaga keberlangsungan kiprahnya dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat, ITMI senantiasa membuka kerjasama dengan berbagai pihak.

Diantara kiprah dan kerjasama yang telah dan selalu dilakukan ITMI adalah :

Pembebasan buta huruf Al-Quran Braille.
Pendistribusian Al-Quran Braille.
Pendistribusian buku-buku Ke-Islaman.
Selengkapnya

Program-program
Penyusunan Modul/Pedoman berkaitan dengan peningkatan kemampuan keorganisasian untuk Pengurus Pusat, Wilayah, dan Daerah.
Menyelenggarakan kegiatan pembelajaran bahasa Arab.
Menyelenggarakan kegiatan Training of Trainer Al-Quran Braille.
Menyelenggarakan pelatihan Kewirausahaan, seperti Digital/Marketing Online, kerajinan tangan membuat manik-manik, keset, massage, dll.
Selengkapnya

Dukung Program ITMI

Program dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan tunanetra muslim berjalan berkat dukungan para dermawan. Partisipasi Anda membantu membuka kesempatan yang lebih luas bagi saudara-saudara tunanetra untuk belajar, berkarya, dan mandiri.

Ikuti Kegiatan Kami

Dapatkan kabar terbaru program dan kegiatan ITMI melalui media sosial.

Kalam Mutiara