Assalamu'alaykum Ikhwah Fillah,


Komplek Cijerah II, Blok I KSB 5 Sukaasih RT. 01 RW. 31, Kel. Melong Kec. Cimahi Selatan, Cimahi 40534 Telepon 022 6000 173

IKATAN TUNANETRA MUSLIM INDONESIA

Sekilas Tentang ITMI

IKATAN TUNANETRA MUSLIM INDONESIA, Yang selanjutnya disingkat menjadi
ITMI, adalah organisasi kemasyarakatan
Tunanetra berskala nasional yang mengusung visi
Izul Islam Wal Muslimin Wal Ma'fufin (Kemuliaan Agama Islam, Kaum Muslimin dan Kaum Tunanetra).

Sejarah Singkat ITMI

Atas prakarsa Yayasan Himpunan Tunanetra Islam dan Kelompok Tunanetra Islam Bandung, maka diselenggarakanlah sebuah pertemuan yang diberi nama
Musyawarah Nasional Tunanetra Islam (MUNASTI) di Lembang Kabupaten Bandung Barat pada tanggal 23-25 Muharam 1420 Hijriyah,
atau 9-11 Mei 1999 Masehi.
Dalam suasana yang dinamis, demokratis dan kekeluargaan yang dilandasi semangat Ukhuwah Islamiyah,
MUNASTI tersebut melahirkan sebuah Organisasi Tunanetra Muslim di Indonesia dengan nama Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI).

Rahasia Surah Al-Kahfi: Keutamaan dan Kisah Penuh Hikmah di Dalamnya

Bagikan Kepada Yang Lain

www.itmi.or.id, Bagi banyak umat Islam, hari Jum’at terasa belum lengkap tanpa membaca Surah Al-Kahfi. Ada yang membacanya selepas Subuh, ada yang membacanya sebelum berangkat kerja, dan ada pula yang sengaja menyempatkan diri membacanya menjelang Maghrib.

Mungkin sebagian dari kita pernah bertanya:

mengapa Surah Al-Kahfi begitu istimewa?

Ternyata, surah ini bukan hanya dianjurkan untuk dibaca pada hari Jum’at, tetapi juga menyimpan kisah-kisah luar biasa tentang iman, ilmu, kekuasaan, dan fitnah kehidupan manusia.

Keutamaan Membaca Surah Al-Kahfi

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

Barang siapa membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka akan dipancarkan cahaya untuknya di antara dua Jum’at.

(HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi)

Dalam hadis lain disebutkan bahwa Surah Al-Kahfi juga menjadi perlindungan dari fitnah Dajjal.

Keutamaan ini menunjukkan bahwa Al-Kahfi bukan sekadar surah biasa. Ia adalah pengingat bagi manusia agar tetap menjaga iman di tengah berbagai ujian dunia.

Dan jika diperhatikan, isi Surah Al-Kahfi memang banyak berbicara tentang ujian kehidupan.

Kisah Ashabul Kahfi: Pemuda yang Mempertahankan Iman

Salah satu kisah paling terkenal dalam Surah Al-Kahfi adalah kisah Ashabul Kahfi, yaitu para pemuda beriman yang hidup di tengah penguasa zalim.

Baca juga:  Mengenal Ulil Albab: Manusia yang Tidak Hanya Pintar, Tapi Juga Bertakwa

Pada masa itu, mempertahankan keimanan bukan perkara mudah. Mereka dipaksa mengikuti keyakinan penguasa dan meninggalkan tauhiid.

Namun para pemuda tersebut memilih mempertahankan iman mereka, meski harus meninggalkan kenyamanan hidup dan bersembunyi di dalam gua.

Allah kemudian menidurkan mereka selama ratusan tahun sebagai bentuk perlindungan dan tanda kekuasaan-Nya.

Kisah ini mengajarkan bahwa usia muda bukan penghalang untuk memiliki iman yang kuat. Justru pemuda yang menjaga prinsip di tengah tekanan zaman memiliki kedudukan mulia di sisi Allah.

Kisah Pemilik Dua Kebun: Bahaya Kesombongan

Surah Al-Kahfi juga menceritakan tentang seorang lelaki yang memiliki dua kebun yang subur dan penuh kenikmatan.

Karena hartanya, ia menjadi sombong dan merasa semua keberhasilannya berasal dari dirinya sendiri. Bahkan ia meragukan hari akhir.

Namun pada akhirnya, seluruh kebun yang dibanggakannya hancur dalam sekejap.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa harta hanyalah titipan. Dunia bisa berubah kapan saja. Apa yang hari ini membuat manusia merasa kuat bisa hilang dalam waktu singkat.

Karena itu Islam mengajarkan agar nikmat dunia tidak membuat manusia lupa kepada Allah.

Kisah Nabi Musa dan Nabi Khidir: Tentang Ilmu dan Kerendahan Hati

Ada pula kisah pertemuan Nabi Musa ‘Alaihissalam dengan Nabi Khidir.
Dalam perjalanan itu, Nabi Musa belajar bahwa tidak semua hal dapat dipahami hanya dengan logika manusia. Ada rahasia takdir Allah yang terkadang baru dipahami setelah waktu berlalu.

Baca juga:  Keutamaan Doa dalam Islam: Jangan Pernah Putus Harap kepada Allah

Nabi Khidir melakukan beberapa hal yang terlihat aneh:
melubangi perahu,
membunuh seorang anak,
dan memperbaiki dinding rumah tanpa meminta upah.
Namun di balik semua itu ternyata terdapat hikmah besar yang sebelumnya tidak dipahami Nabi Musa.

Kisah ini mengajarkan pentingnya rendah hati dalam mencari ilmu. Semakin banyak ilmu seseorang, seharusnya semakin sadar bahwa pengetahuan manusia sangat terbatas dibanding ilmu Allah.

Kisah Dzulqarnain: Pemimpin yang Menggunakan Kekuasaan untuk Kebaikan

Surah Al-Kahfi juga memuat kisah Dzulqarnain, seorang pemimpin yang kuat dan memiliki kekuasaan luas.

Yang menarik, kekuasaan tersebut tidak digunakan untuk kesombongan atau penindasan, melainkan untuk membantu manusia dan menegakkan keadilan.

Salah satu kisah terkenalnya adalah ketika Dzulqarnain membangun dinding besar untuk melindungi suatu kaum dari gangguan Ya’juj dan Ma’juj.

Dari kisah ini kita belajar bahwa kekuasaan seharusnya menjadi sarana untuk memberi manfaat, bukan alat untuk merusak atau menindas.

Baca juga:  Hakikat Kurban: Ibadah Ketaatan dan Keikhlasan kepada Allah

Surah Al-Kahfi dan Kehidupan Hari Ini

Jika direnungkan, empat kisah besar dalam Surah Al-Kahfi sebenarnya sangat dekat dengan kehidupan modern:

  • fitnah iman,
  • fitnah harta,
  • fitnah ilmu,
  • dan fitnah kekuasaan.

Hari ini manusia bisa kehilangan iman karena tekanan lingkungan.
Bisa sombong karena jabatan dan kekayaan.
Bisa merasa paling benar karena ilmu.
Dan bisa menyalahgunakan kekuasaan demi kepentingan pribadi.

Karena itulah Surah Al-Kahfi terasa begitu relevan dibaca berulang-ulang setiap pekan. Ia seperti pengingat agar manusia tetap menjaga arah hidupnya di tengah dunia yang penuh godaan.

Penutup

Membaca Surah Al-Kahfi bukan hanya tentang mengejar pahala atau rutinitas hari Jum’at. Lebih dari itu, ia adalah kesempatan untuk merenungkan kembali perjalanan hidup kita.
Tentang bagaimana menjaga iman seperti Ashabul Kahfi.
Tentang bagaimana tidak tertipu dunia seperti pemilik dua kebun.
Tentang bagaimana rendah hati dalam mencari ilmu seperti Nabi Musa.
Dan tentang bagaimana menggunakan amanah dengan baik seperti Dzulqarnain.

Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang dekat dengan Al-Qur’an, memahami hikmah-hikmahnya, dan mampu mengambil pelajaran dari setiap kisah yang Allah abadikan di dalamnya. Aamiin.


Tentang Penulis

Avatar Media Officer

Baca Postingan Lainnya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bersatu, Berdaya, dan Berkembang Bersama Sesama Muslim Tunanetra

Jadilah bagian dari keluarga besar Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia
organisasi perjuangan, pemberdayaan, dan persaudaraan tunanetra muslim di seluruh Indonesia.

MANFAAT MENJADI ANGGOTA ITMI

Advokasi Dan Pendampingan

Mendapat dukungan advokasi hak-hak tunanetra dalam bidang pendidikan, pekerjaan, dan layanan publik.

Kartu Tanda Anggota resmi

Peroleh kartu tanda anggota (KTA) ITMI yang diakui secara nasional sebagai identitas resmi.

Solidaritas dan ukhuwah

Bergabung menjadi Bagian dari komunitas yang saling mendukung dalam keimanan, kehidupan sosial, dan kesejahteraan.

Informasi Dan Kegiatan

Dapatkan informasi terkini seputar kegiatan, beasiswa, lowongan kerja, dan program khusus tunanetra.

Pelajari Cara Mendaftar ↗️

CARA MENDAFTAR

Pelajari cara mendaftar dan mendapatkan KTAI (Kartu Tanda Anggota ITMI) Daftar Sekarang

Visi

Izul Islam Wal Muslimin Wal Ma’fufin (Kemuliaan Agama Islam, Kaum Muslimin dan Kaum Tunanetra

Misi

Untuk mewujudkan Visi tersebut, Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) memiliki Misi sebagai berikut :

Menegakkan Syari’at Islam.
Menjalin Ukhuwah Islamiah dengan berbagai pihak berlandaskan Al–Qur’an dan As-Sunnah.
Selengkapnya

Tujuan Organisasi

Dengan berdirinya ITMI, bertujuan untuk:
Menegakkan Syariat Islam.
Memperkuat Dakwah, Ukhuwah dan Jam’iah sehingga tercapai Kemuliaan Agama Islam Tunanetra Muslim dan Umat Islam.
Menjalin Ukhuwah Islamiah dengan berbagai pihak berlandaskan Al–Qur’an dan As-Sunnah.
Selengkapnya
Struktur Jenjang Organisasi
Kiprah & Kerjasama

Dalam melakukan kiprahnya, ITMI telah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, baik Pemerintah maupun non-pemerintah, LSM, Ormas, dan sebagainya.

Untuk menjaga keberlangsungan kiprahnya dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat, ITMI senantiasa membuka kerjasama dengan berbagai pihak.

Diantara kiprah dan kerjasama yang telah dan selalu dilakukan ITMI adalah :

Pembebasan buta huruf Al-Quran Braille.
Pendistribusian Al-Quran Braille.
Pendistribusian buku-buku Ke-Islaman.
Selengkapnya

Program-program
Penyusunan Modul/Pedoman berkaitan dengan peningkatan kemampuan keorganisasian untuk Pengurus Pusat, Wilayah, dan Daerah.
Menyelenggarakan kegiatan pembelajaran bahasa Arab.
Menyelenggarakan kegiatan Training of Trainer Al-Quran Braille.
Menyelenggarakan pelatihan Kewirausahaan, seperti Digital/Marketing Online, kerajinan tangan membuat manik-manik, keset, massage, dll.
Selengkapnya

Dukung Program ITMI

Program dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan tunanetra muslim berjalan berkat dukungan para dermawan. Partisipasi Anda membantu membuka kesempatan yang lebih luas bagi saudara-saudara tunanetra untuk belajar, berkarya, dan mandiri.

Ikuti Kegiatan Kami

Dapatkan kabar terbaru program dan kegiatan ITMI melalui media sosial.

Kalam Mutiara