Assalamu'alaykum Ikhwah Fillah,


Komplek Cijerah II, Blok I KSB 5 Sukaasih RT. 01 RW. 31, Kel. Melong Kec. Cimahi Selatan, Cimahi 40534 Telepon 022 6000 173

IKATAN TUNANETRA MUSLIM INDONESIA

Sekilas Tentang ITMI

IKATAN TUNANETRA MUSLIM INDONESIA, Yang selanjutnya disingkat menjadi
ITMI, adalah organisasi kemasyarakatan
Tunanetra berskala nasional yang mengusung visi
Izul Islam Wal Muslimin Wal Ma'fufin (Kemuliaan Agama Islam, Kaum Muslimin dan Kaum Tunanetra).

Sejarah Singkat ITMI

Atas prakarsa Yayasan Himpunan Tunanetra Islam dan Kelompok Tunanetra Islam Bandung, maka diselenggarakanlah sebuah pertemuan yang diberi nama
Musyawarah Nasional Tunanetra Islam (MUNASTI) di Lembang Kabupaten Bandung Barat pada tanggal 23-25 Muharam 1420 Hijriyah,
atau 9-11 Mei 1999 Masehi.
Dalam suasana yang dinamis, demokratis dan kekeluargaan yang dilandasi semangat Ukhuwah Islamiyah,
MUNASTI tersebut melahirkan sebuah Organisasi Tunanetra Muslim di Indonesia dengan nama Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI).

Terpilih Pimpin ITMI Jawa Tengah, Andhi Setiyono Siapkan Kaderisasi hingga Pemetaan Literasi Al-Qur’an Braille

Bagikan Kepada Yang Lain

Semarang, Itmi.or.id – Andhi Setiyono, S.Sos. terpilih sebagai Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (PW ITMI) Jawa Tengah periode 2026–2031 dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) V ITMI Jawa Tengah di Asrama Haji Semarang.

Pemilihan ketua menjadi salah satu agenda Muswil V yang berlangsung dalam rangkaian Al-Qur’an Braille Camp, Muswil, dan Seminar Wawasan Kebangsaan pada 26–28 September 2026.

Andhi sebelumnya mengemban amanah sebagai sekretaris PW sekaligus Ketua Panitia Muswil V. Kini, setelah kepengurusan dan forum tersebut berakhir, ia mendapat tanggung jawab baru untuk memimpin ITMI Jawa Tengah selama lima tahun mendatang.

“Perasaannya campur aduk sih. Capek juga ada. Cuma ya, dalam hati saya merasa tanggung jawab saya bertambah,” kata Andhi kepada Redaksi ITMI.

Andhi terpilih melalui pemungutan suara yang diikuti dua calon. Proses pemilihan dilakukan menggunakan bilik suara dengan mekanisme pencoblosan.

Selepas terpilih, Andhi mengatakan langkah pertama yang akan dilakukannya adalah menyusun kepengurusan PW ITMI Jawa Tengah. Dalam penyusunan tersebut, ia ingin membawa kepengurusan yang berpegang pada Al-Qur’an dan Sunnah sekaligus membuka ruang kaderisasi.

“Tentunya pertama kita akan segera membentuk kepengurusan. Tentunya kita mengedepankan Al-Qur’an dan Sunnah. Yang kedua kaderisasi, penyegaran. Karena jujur saja, kaderisasi di ITMI Jawa Tengah ini agak mandek. Kita ingin ke depannya kaderisasi tetap ada,” ujarnya.

Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur’an Braille Jadi Prioritas

Selain kaderisasi, Andhi menempatkan pemberantasan buta aksara Al-Qur’an Braille sebagai salah satu prioritas kepemimpinannya.

PW ITMI Jawa Tengah berencana melakukan pemetaan kemampuan membaca Al-Qur’an Braille di daerah-daerah. Dari pemetaan tersebut, ITMI akan mengetahui daerah yang telah memiliki sumber daya memadai maupun daerah yang masih membutuhkan penguatan.

Baca juga:  ITMI Sumut dan YBM PLN UIP Sumbagut Resmikan Rumah Terapis Netra untuk Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Tunanetra

“Kita akan memetakan ke daerah-daerah. Mana daerah-daerah yang sudah bisa membaca Al-Qur’an Braille dengan lancar, mana yang belum. Nanti kita latih di ToT, setelah itu kita buka aksesnya ke Al-Qur’an Braille,” kata Andhi.

Program Training of Trainer (ToT) direncanakan menjadi salah satu langkah untuk memperbanyak sumber daya pengajar Al-Qur’an Braille di daerah.

Andhi mengatakan pendekatan serupa telah diuji di PD ITMI Kota Semarang sejak dirinya menjabat sebagai ketua PD 2022 lalu. Berdasarkan data yang disampaikannya, ketika program tersebut dimulai baru sekitar 45 persen anggota yang mampu membaca Al-Qur’an Braille.

Pada 2026, angka itu disebut telah mencapai sekitar 95 persen.

“Kita juga sudah uji coba proyeknya di PD Kota Semarang. Tahun 2022, kita 45 persen yang baru bisa membaca Al-Qur’an Braille. Sekarang 2026, alhamdulillah sudah 95 persen yang sudah bisa. Ya, itu kan sebuah pencapaian. Mudah-mudahan hasil di Semarang ini bisa menjadi percontohan untuk daerah-daerah lainnya,” ujarnya.

Menurut Andhi, pengalaman Kota Semarang juga menunjukkan bahwa belajar Al-Qur’an Braille tidak hanya dapat dilakukan oleh mereka yang mengalami ketunanetraan sejak lahir.

Ia menyebut sekitar 70 persen dari kelompok yang kini mampu membaca Al-Qur’an Braille tersebut merupakan orang-orang yang mengalami ketunanetraan pada usia yang lebih dewasa.

“Selama ini kan ada stigma bahwa teman-teman yang dulunya awas atau menjadi tunanetra di usia dewasa. Nah, di sini mayoritasnya tunanetra yang baru-baru malah lebih lancar Al-Qur’an Braillenya. Ada bahkan yang lansia usia 70 tahun. Tapi luar biasa beliau itu,” katanya.

Baca juga:  ITMI Jawa Barat Gelar Taklim Bulanan Perdana, Tunanetra Muslim Siap Membaur di Tengah Masyarakat

Kaderisasi dan SDM Jadi Tantangan

Andhi melihat kekompakan dan loyalitas anggota sebagai salah satu modal besar ITMI Jawa Tengah. Seluruh 31 daerah yang telah memiliki kepengurusan ITMI hadir dalam Muswil V.

Bahkan, kata Andhi, terdapat delegasi yang tetap berangkat ke Semarang menggunakan biaya pribadi karena tidak memperoleh dukungan biaya perjalanan dari daerah masing-masing.

“Kita bisa meloncat lebih jauh, itu kita bisa. Karena teman-teman ITMI Jawa Tengah itu loyal kok ke ITMI. Di kegiatan Muswil ini saja ada yang dari daerahnya tidak dapat ongkos. Mereka pakai dana pribadi ke Semarang. Ada yang empat sampai delapan jam, lho,” ungkapnya.

Namun, kekuatan tersebut menurut Andhi masih harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Cuma tantangan kita di SDM. SDM IT, pendidikannya harus kita kuatkan lagi. Saya yakin mereka 1.000 persen loyal,” katanya.

Penguatan soft skill dan hard skill anggota akan menjadi salah satu perhatian kepengurusan mendatang. Pemberdayaan ekonomi juga akan diarahkan kepada anggota dengan berbagai latar pekerjaan, termasuk pemijat dan pedagang.

“Ada yang pijat, ada yang jualan. Kita berusaha nanti kita kasih modal,” ujarnya.

Buka Relasi untuk Pendidikan dan Pemberdayaan

Dalam menjalankan program lima tahun mendatang, Andhi mengatakan PW ITMI Jawa Tengah akan memperluas silaturahmi dan audiensi dengan berbagai pihak.

Kerja sama tersebut akan diarahkan terutama untuk mendukung program pendidikan dan pemberdayaan anggota.

“Kemudian yang ketiga, kita akan silaturahmi atau audiensi dengan berbagai pihak untuk berbagai program, pendidikan dan pemberdayaan,” katanya.

Baca juga:  Hadiri Muswil V ITMI Jawa Tengah, Ketua Umum ITMI Terima Rekomendasi dan Ingatkan Implementasi Program

Menurut Andhi, PW ITMI Jawa Tengah juga telah memperoleh tawaran untuk membangun nota kesepahaman atau MoU dengan PW Muhammadiyah Jawa Tengah.

Ketua PW Muhammadiyah Jawa Tengah, kata dia, turut hadir dalam Seminar Wawasan Kebangsaan yang menjadi rangkaian penutup Muswil V.

Di bidang pendidikan, perhatian PW ITMI Jawa Tengah tidak hanya akan diberikan kepada anggota tunanetra. Andhi ingin organisasi turut memikirkan pendidikan anak dari keluarga anggota ITMI yang memiliki keterbatasan dalam membiayai pendidikan.

Salah satu langkah yang direncanakan adalah membangun relasi dengan lembaga pendidikan negeri maupun swasta agar dapat membuka peluang dukungan bagi anak-anak dari keluarga tunanetra.

Minta Anggota Jangan Puas dengan Kondisi Saat Ini

Andhi menyadari kepengurusan baru memiliki pekerjaan besar selama lima tahun ke depan. Selain memperkuat organisasi di 31 daerah yang telah terbentuk, ia ingin keberadaan ITMI diperluas ke daerah lain di Jawa Tengah.

Saat ini, menurut Andhi, ITMI telah terbentuk di 31 dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Ia berharap jangkauan tersebut dapat bertambah dalam periode kepemimpinannya.

Namun, di atas program dan target organisasi, Andhi meminta kekompakan yang selama ini terbangun di antara anggota tetap dipertahankan.

“Pertama, terus jaga kekompakan, silaturahmi yang saat ini sudah terbangun. Ini nilai yang sangat mahal,” pesannya.

Ia juga meminta anggota ITMI Jawa Tengah tidak berhenti mengembangkan kapasitas diri.

“Jangan puas dengan kondisi saat ini. Tetap terus berkembang, belajar, dan berkarya,” pungkas Andhi.


Tentang Penulis

Avatar Media Officer

Baca Postingan Lainnya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bersatu, Berdaya, dan Berkembang Bersama Sesama Muslim Tunanetra

Jadilah bagian dari keluarga besar Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia
organisasi perjuangan, pemberdayaan, dan persaudaraan tunanetra muslim di seluruh Indonesia.

MANFAAT MENJADI ANGGOTA ITMI

Advokasi Dan Pendampingan

Mendapat dukungan advokasi hak-hak tunanetra dalam bidang pendidikan, pekerjaan, dan layanan publik.

Kartu Tanda Anggota resmi

Peroleh kartu tanda anggota (KTA) ITMI yang diakui secara nasional sebagai identitas resmi.

Solidaritas dan ukhuwah

Bergabung menjadi Bagian dari komunitas yang saling mendukung dalam keimanan, kehidupan sosial, dan kesejahteraan.

Informasi Dan Kegiatan

Dapatkan informasi terkini seputar kegiatan, beasiswa, lowongan kerja, dan program khusus tunanetra.

Pelajari Cara Mendaftar ↗️

CARA MENDAFTAR

Pelajari cara mendaftar dan mendapatkan KTAI (Kartu Tanda Anggota ITMI) Daftar Sekarang

Visi

Izul Islam Wal Muslimin Wal Ma’fufin (Kemuliaan Agama Islam, Kaum Muslimin dan Kaum Tunanetra

Misi

Untuk mewujudkan Visi tersebut, Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) memiliki Misi sebagai berikut :

Menegakkan Syari’at Islam.
Menjalin Ukhuwah Islamiah dengan berbagai pihak berlandaskan Al–Qur’an dan As-Sunnah.
Selengkapnya

Tujuan Organisasi

Dengan berdirinya ITMI, bertujuan untuk:
Menegakkan Syariat Islam.
Memperkuat Dakwah, Ukhuwah dan Jam’iah sehingga tercapai Kemuliaan Agama Islam Tunanetra Muslim dan Umat Islam.
Menjalin Ukhuwah Islamiah dengan berbagai pihak berlandaskan Al–Qur’an dan As-Sunnah.
Selengkapnya
Struktur Jenjang Organisasi
Kiprah & Kerjasama

Dalam melakukan kiprahnya, ITMI telah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, baik Pemerintah maupun non-pemerintah, LSM, Ormas, dan sebagainya.

Untuk menjaga keberlangsungan kiprahnya dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat, ITMI senantiasa membuka kerjasama dengan berbagai pihak.

Diantara kiprah dan kerjasama yang telah dan selalu dilakukan ITMI adalah :

Pembebasan buta huruf Al-Quran Braille.
Pendistribusian Al-Quran Braille.
Pendistribusian buku-buku Ke-Islaman.
Selengkapnya

Program-program
Penyusunan Modul/Pedoman berkaitan dengan peningkatan kemampuan keorganisasian untuk Pengurus Pusat, Wilayah, dan Daerah.
Menyelenggarakan kegiatan pembelajaran bahasa Arab.
Menyelenggarakan kegiatan Training of Trainer Al-Quran Braille.
Menyelenggarakan pelatihan Kewirausahaan, seperti Digital/Marketing Online, kerajinan tangan membuat manik-manik, keset, massage, dll.
Selengkapnya

Dukung Program ITMI

Program dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan tunanetra muslim berjalan berkat dukungan para dermawan. Partisipasi Anda membantu membuka kesempatan yang lebih luas bagi saudara-saudara tunanetra untuk belajar, berkarya, dan mandiri.

Ikuti Kegiatan Kami

Dapatkan kabar terbaru program dan kegiatan ITMI melalui media sosial.

Kalam Mutiara