SEJARAH
Atas prakarsa Yayasan Himpunan Tunanetra Islam dan Kelompok Tunanetra Islam Bandung,
maka diselenggarakanlah sebuah pertemuan yang diberi nama Musyawarah Nasional Tunanetra Islam (MUNASTI) di Lembang Kabupaten Bandung Barat
pada tanggal 23-25 Muharam 1420 H atau 9-11 Mei 1999 Masehi.
Dalam suasana yang dinamis, demokratis dan kekeluargaan yang dilandasi semangat Ukhuwah Islamiyah, MUNASTI tersebut melahirkan sebuah Organisasi Tunanetra Muslim di Indonesia dengan nama
Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI).
Sampai saat ini ITMI Telah melakukan Muktamar sebanyak 5 kali
Visi
Izul Islam Wal Muslimin Wal Ma’fufin (Kemuliaan Agama Islam, Kaum Muslimin dan Kaum Tunanetra).
MISI
Untuk mewujudkan Visi tersebut, Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) memiliki Misi sebagai berikut :
- 1. Menegakkan Syari’at Islam.
- 2. Menjalin Ukhuwah Islamiah dengan berbagai pihak berlandaskan Al–Qur’an dan As-Sunnah.
- 3. Meningkatkan kualitas Tunanetra Muslim Indonesia, melalui berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan.
- 4. Meningkatkan peran serta aktif Tunanetra Muslim Indonesia dalam segala aspek kehidupan dan penghidupan.
- 5. Meningkatkan kiprah Tunanetra Muslim Indonesia dalam mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Tujuan Organisasi
ITMI bertujuan :
- 1. Menegakkan Syariat Islam.
- 2. Memperkuat Dakwah, Ukhuwah dan Jam’iah sehingga tercapai Kemuliaan Agama Islam Tunanetra Muslim dan Umat Islam.
- 3. Menjalin Ukhuwah Islamiah dengan berbagai pihak berlandaskan Al–Qur’an dan As-Sunnah.
- 4. Meningkatkan kualitas Tunanetra Muslim Indonesia.
- 5. Meningkatkan peran serta aktif Tunanetra Muslim Indonesia dalam segala aspek kehidupan dan penghidupan.
Struktur Jenjang Organisasi
- Tingkat Nasional terdiri dari Pengurus Pusat (PP) dan Majelis Syura
- Tingkat Provinsi, yaitu Pengurus Wilayah (PW) dan Dewan Syura Wilayah (26 PW).
- Tingkat Kabupaten/Kota, yaitu Pengurus Daerah (PD) dan Dewan Syura Daerah (176 PD).
KIPRAH DAN KERJASAMA
Diantara kiprah dan kerjasama yang telah dan selalu dilakukan ITMI adalah :
- 1. Pembebasan buta huruf Al-Quran Braille.
- 2. Pendistribusian Al-Quran Braille.
- 3. Pendistribusian buku-buku Ke-Islaman.
- 4. Mengupayakan tunanetra menjadi guru PAI di SLB.
- 5. Pentashihan/koreksi Al-Quran Braille, dan sebagainya.
Dalam melakukan kiprahnya tersebut, ITMI telah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, baik Pemerintah maupun non-pemerintah, LSM, Ormas, dan sebagainya.
Untuk menjaga keberlangsungan kiprahnya dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat, ITMI senantiasa membuka kerjasama dengan berbagai pihak.
PROGRAM
Program ITMI, diantaranya :
- Penyusunan Modul/Pedoman berkaitan dengan peningkatan kemampuan keorganisasian untuk Pengurus Pusat, Wilayah, dan Daerah.
- Menyelenggarakan belajar bahasa Arab.
- Mengadakan kegiatan Training of Trainer Al-Quran Braille
- Tadarus Al-Qur’an .
- Pendistribusian Al-Qur’an Braille
- Melakukan pembinaan terhadap para pengajar Al-Qur’an Braille dan
- Mensosialisasikan segala sesuatu yang berkaitan dengan Al-Qur’an Braille berikut manfaatnya bagi tunanetra.
- Pelatihan Kewirausahaan, seperti Digital/Marketing Online, kerajinan tangan membuat manik-manik, keset, massage, dll.
- Pengajian Bulanan.
